Kami semua senasib denganmu,
wahai kembara di tanah gersang,
mencari kebahgiaan dalam hidup,
menempuh berbagai rintangan yang ada,
namun bahgia masih impian.
*
You used to cry listening to this in Vienna.
"Kami semua senasib denganmu"... you're not alone.
"Namun bahgi masih impian" - Lelah memeta capaian, tak bermakna lelah memeta harapan.
We all, at some point, live by hope :)
*
Tapi sampai sekarang tak jumpa jodoh, dok jumpa jerks ja ada rasa nak givap hope jugak la. 😪
No comments:
Post a Comment