Tuesday, July 17, 2018

JAWAHER

Kami semua senasib denganmu,
wahai kembara di tanah gersang,
mencari kebahgiaan dalam hidup,
menempuh berbagai rintangan yang ada,
namun bahgia masih impian.

*

You used to cry listening to this in Vienna.
"Kami semua senasib denganmu"... you're not alone.

"Namun bahgi masih impian" - Lelah memeta capaian, tak bermakna lelah memeta harapan.

We all, at some point, live by hope :)

*

Tapi sampai sekarang tak jumpa jodoh, dok jumpa jerks ja ada rasa nak givap hope jugak la. 😪

No comments:

Post a Comment